h1

Tinggal kita bertiga.

November 19, 2008

Selamat malam resah
Tidakkah cukup kau hanya esa saja
Beranak pinak  kau di dalam dada
Dan kini ruang yang tersisa hanya seinci
Tak cukup untukku bernafas dan bersembunyi

Darimana kah kau berasal hai resah?
Ingin kuantar kau pulang
Biar kutenun lagi jalinan yang rusak
Kusulam lagi hiasan yang koyak
Kuambilkan yang terjatuh
Yang terlupa
Yang tertinggal

Hanya saja aku mungkin tak bisa kembalikan satu

Yang terlanggar,

Dari sebuah kata
Bernama janji

2 comments

  1. knapa ka??
    smangaaat!!


  2. @ oping
    hehehe ping, sometimes in my poems you can see the extreme version of my feelings.you know, writers..we’re great in exaggerating things..^^ hehehe..



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: