h1

potongan dari dua senja yang berbeda

February 10, 2008



matahari terbenam itu menakjubkan ya?

rasanya ingin bisa menikmati sunset dari seluruh penjuru dunia. Padahal kalo dipikir-pikir kan mataharinya sama, berarti dilihat dari mana aja gak masalah.. hehe..
yang membedakan mungkin mood ketika melihat sunset itu.

dan ini adalah puisi aku yang terbaru, semua karena senja, Well..senja memang melankolis, sih..

ngomong2 soal senja, puisi yang dibawah ni, terinspirasi dari senja

Bingkai

Temaram temaram
Aku terpejam terpicing
terbangun termangu
jingga menyorot lewat jendelaku

Dan lalu bergulirlah..

Simfonimu pada mega yang berarak pulang
Mengalun getir diiring erangan angin

Ku lukis kamu
Pada bingkai yang semakin mungil
Agar mudah kusembuyikan dibalik bantalku

Lembayung lembayung
Gagak gagak bertengger
Matahari pamit mundur

Kuangkat bingkaimu tinggi-tinggi
Ah..disebelahmu telah terisi
Seorang bidadari


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: