Archive for December, 2008

h1

Madagascar-Cimahi-Purwakarta PP

December 26, 2008

Akhirnya hari ini gw bisa jalan-jalan sama Fandy seharian setelah sebelumnya selalu belum sempet mewujudkan keinginan jalan-jalan saat weekend. Mo tahu ga kita jalan-jalan kemana? sesuai judulnya doong kita ke MADAGASCAR-CIMAHI-PURWAKARTA dalam waktu SEHARI! kok bisa???!!

Bisaaa doong, soalnya madagascarnya maksudnya Madagascar 2 sekuel dari film animasi yang pasti kamu juga udah tau. Kita nontonnya di BSM XXI jam 11.45. And we were so lucky karena saat Fandy akan membeli tiket ternyata ada temennya yang udah beli 2 tiket tapi gak jadi nonton soalnya pacarnya harus cepet-cepet pulang, jadi tiketnya dikasih ke Fandy FOR FREE sodara-sodara!! may GOD bless them, they’re such a generous couple…^_^

Walo terlambat 15 menit (karena gw telat bangun dan kelamaan dandan hehe) tapi Madagscar 2 lebih lucu dan seru dari Madagascar pertama. Dan gw seneng banget kita milih nonton film ini soalnya bener2 menghibur ga pake mikir dan ga pake romance-romance yang bikin perut gw geli-geli sendiri pas liatnya.

anyway..sekitar jam setengah 2 gw dan Fandy langsung meluncur ke Cimahi buat ngeliat kaya apa sih “All About Strawberry” itu sebenernya? kita penasaran banget karena belum pernah sekalipun ke tempat ini. Alamatnya tu di Jln. Cihanjuang km 2,5 no.17 Cimahi. Keluar lewat to Baros nya sih lancar tapi setelah nyasar hampir 2 jam (oh yes, kita nyasar soalnya  niat sosolontodannya  dikabulin bgt sama Tuhan, nyasarnya ga jauh sebenernya tapi ya itulah muter-muter disitu2 juga) gw rasa Cimahi emang  sign sistem kotanya agak kacau deh (wahaha pembelaan padahal emang geblek aja nyari alamatnya) tapi kita berhasil sampe dengan selamat dan bayar tiket masuk Rp.5000 lalu JENG JENG……

Booookk..tempatnya ga seseru yg gw duga! selain welcome drink jus Strawberry nya yg seger, selebihnya ga ada yang spesial deh! mana harinya dah mendung lagi dan gw dapet musibah foto2 gw sama Fandy di All About Strawberry kena shift+del dari pc gw which means KE-DELETE! saat gw menulis postingan ini.lengkaplah sudah kesedihan gw. padahal baru beberapa hari yang lalu gw ga sengaja ngehapus file kantor secara permanen. Bisa jadi hobi baru ni nge-deletin file. Amit-amit aaah..

Oke back to the story, karena agak kecewa kita memutuskan untuk cari tempat makan, tadinya Fandy ingin makan di Sushi Tei, tapi gw tawarin aja jalan-jalan ke Purwakarta buat makan sate maranggi yang enak bgt . Fandy setuju, so kita Let’s Go!!

Dari tol Baros kita lanjut ke arah Jakarta dan keluar di tol Sadang (siapin aja duit sekitar 50.000-an buat pp dari Bandung Purwakarta) keluar tol Sadang terus aja sampe ketemu Ramayana dan belok kiri trus lurus teruuus sampe liat plang sate Maranggi “Cibungur”

cibungur

Di Cibungur, Kita mesen sate maranggi 15 tusuk, ikan bakar, nasi dan 2 es kelapa yg yahud abis! Gw buru2  ambil foto makanan2nya, soalnya setelah gw selese foto2 kita berdua makan udah kaya kesetanan gitu (apalagi Fandy, nasinya aja 2 bungkus, sate seporsi tambah ikan bakarnya 3/4) masih ada satu gelas besar es kelapa buat masing-masing yang bikin kita berdua nyaris sulit berdiri karena kekenyangan (harganya sih keitung mahal tapi worthed sama rasanya kok!) Setelah Fandy minta dibungkusin sate 40 tusuk buat orang rumahnya. abis itu kita pulang deh.

Wuah..walo capek tapi menyenangkan banget jalan-jalan hari ini! and as i always believe that happiness is not a destination, it’s a manner of  a journey, i’m having a good time with Fandy and that’s the important thing.  Weekend depan..kemana yaa..?? just wait for my next trip, guys..^_^ v

h1

you got a problem with copy-paste, buddy!

December 21, 2008

beberapa waktu yang lalu, saya mengalami suatu hal yang tidak menyenangkan dgn seseorang. Sebut saja si “x”. dia teman adik saya dan saya kenal dia karena dikenalkan adik saya.

ceritanya begini, di sebuah situs pertemanan sosial, saya meletakkan kutipan puisi saya ke “about me box” di bawah sebuah foto. Puisi ini sudah saya posting ke blog saya dgn judul “between”. kira-kira sebulan kemudian, ketika si “x” dan saya rajin berbalas-balasan komen dari wall, saya melihat melalui newsfeed, ada sebuah fotonya dengan caption berisi kutipan puisi saya tersebut . Dengan iseng saya menambahkan komentar : “ngutip bayar lisensi hehehehe” ke foto si “x” ini krn kutipannya 100% sama dgn kata-kata yang saya tulis di bawah foto saya pada halaman profil. Dua hari kemudian, saya mengunjungi foto si “x” tersebut untuk melihat balasan komentarnya dan ternyata,komen saya sudah tidak ada! awalnya saya pikir jangan2 komen saya belum terposting akibat error secara teknis lalu saya tinggalkan lagi komen serupa tapi tidak persis sama pada foto si”x” ini. Keesokan harinya saya melihat lagi bahwa komentar saya sudah tidak ada lagi!! saya mulai kesal, apa maksudnya dia begitu? lalu melalui adik saya saya minta alamat ym si “x” ini supaya saya bisa klarifikasi soal nasib komen saya yang dihapus berkali-kali ini.

lewat ym saya bertanya kenapa komen-komen saya dihapus dan dia menjawab bahwa dia malu karena telah meng-copy cat kata-kata dari profil saya untuk fotonya , saya bilang kalo kamu minta izin pasti saya berikan, lalu saya bilang lagi seandainya tidak minta izin pun tidak apa asal ada tulisan di bawah kutipannya yang menunjukkan identitas pengarang/penulis atau asal kutipan. Saya bilang dengan cara menulis sumber asli kutipan kita kan terhindar dari rasa malu dan was-was bila nantinya kutipan itu akan memberikan masalah pada kita.

apa balasannya? dia malah mengatakan saya sok copyright dan menuduh saya juga PASTI MENG-COPY TULISAN ITU DARI ORANG LAIN. Saat dia bilang begitu, tangan saya bergetar karena menahan marah, dengan sabar saya beri dia url postingan puisi saya di blog ini dan bilang ke dia yang dia kutip adalah karya asli saya. saya juga bilang tidak semua org itu copy-cat. Dia malah menambah dgn mengatakan saya juga pasti terinspirasi dari orang lain , saya bilang kalo terinspirasi dan mengutip itu beda urusannya. Saya menegaskan kalo ingin mengutip karya orang tulislah sumber aslinya dengan demikian berarti kita memberikan credit kepada si empunya karya. Dia malah bilang “berapa sih creditnya? kalo saya mampu saya bayar deh..” Saya bingung, ini orang ga ngerti arti bahasa Inggris dari kata “credit” ato emang mo nambah bikin panas suasana?. Saya bilang kalo memberikan credit tidak sama dengan membayarkan uang, tetapi lebih menunjukkan rasa hormat terhadap si pemilik karya yang dikutip. Pembicaraan berkembang ke arah yang saya pikir tidak relevan dengan inti masalah dan karena saya malas masalah ini berbuntut panjang, akhirnya saya berikan dia penyelesaian, “gini aja kalo lo masih mo make puisi gue difoto lo, TOLONG tulis nama gue di akhir puisinya sebagai bukti lo beritikad baik dan menghormati gue, gampang kok, tinggal copy-paste aja nama gue, gue harap lo mo ngerti , dadaah sukses yaaa—->ini beneran gue tulis kok hehe, sabar–sabarr..

Dua hari kemudian saya kembali melihat foto si “X” tersebut dan ternyata? Puisi saya sudah dihapus dari sana.

Buat saya tidak ada masalah, tapi yang di sayangkan sebenarnya penyelesaian yang saya tawarkan jauh lebih menyenangkan buat kedua belah pihak karena, memang begitulah kode-etik mengutip yang benar. Kita tidak perlu malu kalau kita mengutip kata-kata orang lain, tapi kita jelas perlu malu jika telah mengutip tapi tidak mau mengaku bahwa telah mengutip dan tidak cukup ksatria untuk menuliskan sumber kutipan. entah karena alasan apa saya tidak tahu, mungkin melakukan hal yang benar seperti menghormati hasil karya orang lain dianggap berat buat sebagian orang. Mudah-mudahan lain kali si “x” akan lebih hati-hati jika meng-copy-paste karya orang lain, karena heii..tidak semua orang itu copy cat, temaan..

buat yang penasaran puisi yang mana yang dikutip : yang ini nih..

Between
I’m the gray in a black and white world
I’m the purple in a red and blue mood
I’m the twilight between day and night
and I’m the shadow between dark and light

sebenernya saya bangga sih puisi saya dikutip, tapi kalo dituduh mencontek siapa yang ga keseeel???! T_T


h1

Head Hit the Wall

December 4, 2008

You should be on your place
And paint those wall crazy
with the glittery city lights
and splats of the meteor sparks

you should be make me smile
with your painting on the wall
cuz my heart is so small
couldn’t contain more pains
more sorrows, more hollows
only a breath near to dead on a gallow

but you’re not doing what i said
you’re moving frantically
bouncing madly holding your knife
and i’m badly wounded
drown on my own blood

now you’re sober, you said you are
no more running frantically
no more going loose
but your apology is no use
i think i’ll refuse

stupid you
you should have stayed on your place
and i should have
just passed you by